Ketika masih kecil, dunia terasa lebih luas dan waktu berjalan lebih lambat. Hal-hal sederhana sudah cukup membuat bahagia—bermain tanpa rencana, tertawa tanpa alasan, dan pulang hanya ketika matahari mulai turun.
Tidak ada beban tentang besok, tidak ada hitungan tentang untung dan rugi. Yang ada hanya rasa ingin tahu, keberanian mencoba, dan kepercayaan bahwa hari esok akan selalu baik.
Kini, ketika dewasa, kenangan itu sering muncul tanpa diminta. Bukan untuk kembali, tetapi untuk mengingatkan bahwa di balik segala kesibukan, pernah ada diri yang polos dan jujur.
Dan mungkin, sesekali kita perlu belajar dari masa kecil: menikmati hidup tanpa terlalu banyak takut, dan bahagia tanpa terlalu banyak syarat.