Di sini mungkin terasa berat, langkah sering ragu, dan hari berjalan perlahan. Tapi selalu ada keyakinan bahwa di sana lebih cerah—bukan karena jalannya mudah, melainkan karena harapan masih menyala.
Kita tidak selalu tahu apa yang menunggu di depan. Namun keberanian untuk melangkah adalah cahaya pertama yang menuntun arah. Sedikit demi sedikit, gelap bergeser, dan pandangan menjadi lebih lapang.
Di sana lebih cerah bukan soal tempat, tapi keadaan hati. Saat kita memilih bangkit, belajar, dan bertahan, terang itu mulai mendekat.
Dan ketika akhirnya sampai, kita sadar - cahaya itu sudah ada sejak kita berani melangkah.