Bukan karena ia menyenangkan, tapi karena lewat sakit kita diingatkan untuk berhenti sejenak, mendengar tubuh, dan kembali merawat diri.
Sakit mengajarkan kita arti sabar, rendah hati, dan syukur—bahwa sehat adalah nikmat yang sering terlupa. Ia datang bukan untuk melemahkan, tapi untuk menyadarkan, bahwa hidup tak selalu harus berlari.
Dalam sakit, kita belajar berserah. Dan dalam berserah, sering kali kita menemukan kekuatan yang baru.