Saat usaha telah dikerahkan dan doa tak pernah terputus, pasrahkanlah pada Yang Maha Kuasa. Bukan karena menyerah, melainkan karena percaya bahwa ada kehendak yang lebih tahu apa yang terbaik.
Dalam kepasrahan, hati belajar tenang, beban terasa ringan, dan langkah tetap terjaga. Sebab yang dititipkan kepada Tuhan tak pernah benar-benar hilang—hanya diatur dengan cara-Nya.